Adsense 970x90

Adsense 970x90

Puskesmas Lampaseh Butuh Tenaga Tambahan

Dalam rangka meningkatkan pelayanan public yang baik, perlu adanya kerjasama semua pihak, baik dari pemerintah, masyarakat , LSM, dan mahasiswa. Terutama dalam hal pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Di mana kita ketahui bersama bahwa hak untuk mendapatkan adalah hak bagi setiap orang. Oleh karena itu sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk kita mengawasinya.

Hari ini tepatnya tanggal 2 juni 2014 saya seorang ibu rumah tangga yang bertugas sebagai JW (Jurnalis Warga), mengunjungi Puskesmas Lampaseh yang terletaka di Kecamatan Kutaraja. Disana saya temukan bahwa alur pelayanan publiknya sudah teratur dan tersedia dengna baik.

Di depan pintu masuk ada meja pelaynan informasi beserta petugas, melalui petugas inilah masyarakat yang dating berobat di arahkan ke loket yang berikutnya. Kotak complain juga sudah tersedia.

Namun sangat di sayangkan jumlah teaga kerjanya masih kurnag. Ambulan baru saja diterima, tapi supirnya belum ada begitu juga bidang bendahara belum ada petugas khusus. Tenaga rekam medis juga cuma satu orang. Tingkat kebersihan juga sudah lumayan baik.

Di puskesmas ini juga ada program pembinaan kantin sehat ke sekolah-sekolah sekecamatan Kutaraja. Sasaran sekolah yaitu tingkat SD (sekolah dasar). Mereka berkunjung per 3 bulan sekali secara bergilir. Selain itu ada juga kunjungan kesehatan gigi ke TK (taman kanak-kanak), sosialosasi konseling untuk remaja tingkat SMP dan SMA.

Adapun kunjungan kesehatan gigi TK-TK per 6 bulan sekali keseluruh TK yang ada di Kutaraja. Kunjungan di sertai 3 orang petugas gigi plus dokter gigi. Sipat kunjungan adalah pemeriksaan dan penyuluhan bukan melakukan tindakan.

Sedangkan untuk tindakan lebih lanjut si anak diberikan rujukan untuk berobat ke Puskesmas.

Agar program ini dapat telaksana dengan baik, maka peran guru sangat diharapkan. Guru sangat diharapakan mampu member penyuluhan juga ke anak murid agar mau merawat giginya dengan baik sehingga anak-anak terhindari dari penyakit gigi yang selama ini sering kita dapati sejak anak-anak masih kecil.

Peran guru ternyata tidak hanya memberikan penyuluhan pada anak tapi juga terkdang juga ikut mengantarkan dan mendampingi anak sampai berobat ke Puskesmas. Karena anak-anak biasanya lebih dekat dengan guru ketimbang orang tuanya.

Hal ini membuktikan adanya kerjasama yang baik antara dinas kesehatan, guru, anak dan orang tua murid.

Semoga hal semacam ini dapat di pertahankan dan ditingkatkan, sehingga bisa menjadi acuan buat puskesmas-puskesmas yang lain yang ada di kota Banda Aceh
Share:
PASANG-IKLAN---CHORDPOPROCK

Labels

Theme Support

iklan